Saturday, August 21, 2021

sangkar


Dia tersentak tatkala melihat Andy Dufresne merangkak keluar daripada tembok Shawshank. Setelah bertahun-tahun lamanya, rencana si Andy itu membuahkan hasil. Andy punya pengharapan itu seperti api yang makin marak nyalaannya saban tahun tanpa gagal. 

Otaknya ligat memikirkan perihal harapan seorang manusia itu. Mengharap dan berharap itu selalunya mempunyai outcomes yang tidak enak. Ini kerana harapan dan ekspektasi itu adalah dua benda yang saling berkait walau berbeza makna. Tinggi harapannya, tinggi jugalah ekspektasinya dan makin intense emosinya. Itulah analogi yang sering dipakai oleh rata-rata manusia dan Dia tidak terkecuali. 

Dia membawa persoalan ini sehingga Dia melabuhkan kepalanya di sebuah bantal yang baru ditukarkan sarungnya. Bantal itu merupakan 'sacred place' bagi Dia. This is where the thinking/reflection/sesi kaunseling kendiri happens. Minyak apakah yang digunapakai oleh Andy ini sehingga dia tidak pernah berhenti mengharap?

No comments:

Post a Comment